JALURTENGAH.COM, Belopa — Ramadan tahun ini membawa cerita tersendiri bagi Faiz, seorang relawan masjid di wilayah Kota Belopa, Kabupaten Luwu. Ia menjadi salah satu yang terlibat langsung dalam penyaluran bantuan program Berkah Ramadan dari PT Masmindo Dwi Area (MDA), yang menjangkau hingga ke pelosok desa.
Bagi Faiz, kegiatan ini bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi juga pengalaman melihat langsung bagaimana kepedulian hadir di tengah keterbatasan masyarakat.
“Perusahaan benar-benar hadir di tengah keterbatasan masyarakat, apalagi ini bulan yang sangat dibutuhkan bahan pokok. Meski medannya tidak mudah, bantuan ini tetap menyentuh semua pelosok di Kecamatan Latimojong,” ujarnya.
Selama beberapa hari, Faiz bersama relawan dan warga lainnya bahu-membahu menyalurkan ribuan paket bantuan ke berbagai desa. Medan yang terjal dan jarak yang tidak dekat menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka.
Ia mengisahkan bagaimana masyarakat turut ambil bagian, mulai dari membantu menurunkan barang hingga memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.
“Semua ikut terlibat. Ada yang bantu angkut, ada yang atur pembagian. Rasanya seperti kerja bersama untuk kepentingan banyak orang,” kata Faiz.
Program Berkah Ramadan yang digelar MDA menyalurkan sekitar 5.000 paket bantuan di empat kecamatan, yakni Belopa, Bajo, Bajo Barat, dan Latimojong.
Bagi masyarakat di wilayah Latimojong, yang dikenal dengan kondisi geografis yang cukup menantang, kehadiran bantuan tersebut terasa signifikan, terutama di bulan Ramadan saat kebutuhan bahan pokok meningkat.
Meski demikian, Faiz juga melihat adanya hal yang bisa diperbaiki ke depan, khususnya dalam hal pendataan penerima bantuan agar distribusi semakin tepat sasaran.
“Kalau data penerima lebih disesuaikan dengan data desa, mungkin pembagiannya bisa lebih merata dan tidak ada yang terlewat,” tambahnya.
Terlepas dari tantangan yang ada, Faiz menilai kegiatan ini membawa dampak positif, tidak hanya dari sisi bantuan yang diterima, tetapi juga dari semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
“Yang paling terasa itu kebersamaannya. Kita sama-sama bergerak, saling bantu. Membuat kegiatan sangat bermakna, apalagi di bulan puasa dan jelang idul fitri” tutupnya.
Program penyaluran bantuan ini berlangsung selama 16 hingga 20 Maret 2026 dan menjadi bagian dari upaya MDA untuk mulai menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.






