Pemkab Luwu Antisipasi Lonjakan Harga dan Aktivitas Masyarakat Jelang Idul Fitri

Berita, Daerah5 Dilihat

JALURTENGAH.COM, LUWU – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi berbagai potensi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat.

Rapat yang digelar di Belopa ini dipimpin oleh Bupati Luwu, Patahudding, dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, instansi vertikal, hingga organisasi keagamaan.

Dalam laporannya, Kepala Badan Kesbangpol Luwu, Hj. Enrika, menyampaikan bahwa fokus utama rapat adalah menjaga stabilitas daerah, termasuk dari sisi ekonomi dan sosial masyarakat.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah ketersediaan bahan pokok serta pengendalian harga agar tetap berada pada batas kewajaran.

Bupati Patahudding menegaskan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri berpotensi memicu lonjakan harga dan kebutuhan barang.

“Pemerintah daerah harus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kesiapan sarana dan prasarana tempat ibadah, mengingat meningkatnya aktivitas keagamaan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Tak hanya itu, kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem juga menjadi perhatian, mengingat kondisi tersebut dapat berdampak pada mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik.

Bupati juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

“Koordinasi yang kuat menjadi kunci agar seluruh potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Melalui rapat ini, Pemkab Luwu berharap seluruh elemen dapat bekerja sama dalam menjaga situasi tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan.